Archive

Archive for the ‘MOTIVASI’ Category

SUKSESNYA KEGAGALAN & GAGALNYA KESUKSESAN

SUKSESNYA KEGAGALAN & GAGALNYA KESUKSESAN

Bagaimana Menyikapi Kegagalan Yang Bertubi-Tubi

Oleh : Andrew King

“My great concern is not whether you have failed, but whether you are content with your failure.”- Abraham Lincoln

Judul yang saya tulis mungkin agak membingungkan atau mungkin juga merupakan hal yang unik sebagai permainan kata. Dari judul yang unik atau mungkin membingungkan tersebut, saya hendak mencoba untuk mengulas bagaimana kita harus menyikapi kegagalan yang bertubu-tubi, bagaimana kita harus bersikap  bukan hanya terhadap kegagalan tapi juga terhadap kesuksesan. Apakah yang benar-benar gagal dan apakah yang benar-benar sukses itu yang akan saya ulas di sini.

Banyak di antara kita yang tidak akan senang ketika mendengar kegagalan apalagi kegagalan yang bertubi-tubi. Gagal sekali saja telah demikian menciptakan sebuah trauma dalam jiwa kita yang membawa kita pada banyak hal negatif yang berkelanjutan, apalagi hingga mengalami kegagalan yang bertubi-tubi. Kegagalan yang bertubi-tubi jika tidak tertangani dengan baik dan bijak akan sangat menghancurkan jiwa kita, membawa diri kita pada lemahnya semangat untuk mencapai apa yang menjadi obsesi dan impian kita. Tidak jarang mereka yang telah mengalami kegagalan yang bertubi-tubi kemudian pada akhirnya menyerah karena kehabisan energi dan berfikir bahwa memanglah bukan bagian mereka untuk mendapatkan kesuksesan.

Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kegagalan yang bertubi-tubi tersebut telah menciptakan sebuah keyakinan negatif pada diri seseorang yang membawa orang tersebut mempercayai bahwa dirinya memang tidaklah layak untuk sebuah kesuksesan. Rusak atau hancurnya keyakinan diri inilah yang kemudian membawa pada rangakaian kegagalan yang lain. Apa yang telah salah diyakini akan membawa pada kesalahan-kesalahan langkah yang diambil. Jika keyakinan diri kita telah hancur karena kegagalan yang bertubi-tubi maka pastilah perjalanan kita dalam mencapai tujuan-tujuan kitapun akan hancur. Oleh karena itu sangatlah penting bagaimana kita dapat mengambil sikap yang bijak berkenaan dengan kegagalan yang betubi-tubi.

Contoh Klasik

Bisakah Anda membayangkan jika Edison menyerah pada kegagalannya sebelum pada akhirnya bola lampu pijar tercipta? Mungkin nama Edison tidak akan pernah tercatat dalam sejarah orang-orang yang sukses, dan bola lampu pijar terlambat muncul dalam deretan hasil karya cipta atau penemuan manusia.  Atau ketika Lincoln menyerah pada kegagalannya di kampanye-kampanye awalnya sebelum pada akhirnya ia menjadi presiden Amerika yang ke-16 (1861-1865)? Mungkin pembebasan perbudakan di Amerika akan terlambat. Dua nama besar  tersebut hanyalah contoh klasik bagaimana kegagalan yang bertubi-tubi tidak menyurutkan semangat namun justru diubah menjadi energi positif yang membakar jiwa untuk semakin bergerak mencapai kesuksesan. Dunia telah membuktikan bagaimana melalui dua pribadi tersebut kegagalan yang bertubi-tubii ternyata tidaklah mampu melumpuhkan manusia kecuali manusia mengambil keputusan untuk berhenti atau menyerah.

Jika kita baca biografi Edison ataupun Lincoln maka kita akan menemukan bahwa hidup mereka ternyata lebih banyak diwarnai dengan kegagalan-kegagalan. Nampak di permukaan bahwa kisah hidup mereka adalah kisah hidup orang yang gagal. Betapa tidak? Bayangkan saja tumpukan sampah hasil kegagalan eksperimen Edison hampir mencapai atap rumahnya sendiri. Sebuah contoh nyata kegagalan yang bertubi-tubi! Atau coba Anda bayangkan ketika Lincoln selalu kalah dalam kampanye-kampanyenya di senat dan pada pemilihan presiden, belum lagi mencoba beberapa bisnis dan hancur, ditambah lagi keluarganya berpenyakitan dan ia harus kesepian ketika anak-anaknya meninggal. Sebuah contoh lain dari kegagalan yang bertubi-tubi! Atau sebuah kemalangan? Namun sejarah mencatat lain. Mereka pada akhirnya terhitung di antara nama-nama besar orang-orang yang mengubah sejarah dan peradaban.  Kesuksesan mereka pada akhirnya adalah buah matang dari serangkaian sikap-sikap mereka yang bijak ketika menghadapi kegagalan yang bertubi-tubi. Apa yang ada dalam jiwa mereka itulah yang membedakan dengan orang-orang pada jamannya. Jika orang-orang sekeliling mereka melihat mereka berkali-kali gagal, namun mata batin dua pribadi ini melihat kegagalan sebagai rangkaian kesempatan  menemukan peluang dan jalan untuk mencapai keberhasilan. Kegagalan yang berulang-ulang –bagi mereka- merupakan jendela-jendela untuk melihat kemungkinan-kemungkinan kesuksesan. Jiwa mereka demikian berbeda dalam cara memandang dan menyikapi kegagalan.  Memang tidaklah mudah menghadapi kegagalan namun adalah lebih tidak mudah lagi ketika harus hidup menyerah dalam kegagalan.

Suksesnya Kegagalan

Warisan-warisan Edison dan Lincoln bukan hanya apa yang telah mereka perbuat bagi barunya sebuah peradaban tetapi juga warisan-warisan tentang teladan sikap mereka terhadap kegagalan yang bertubi-tubi. Mereka (dan tentunya banyak contoh-contoh nama-nama lain yang tidak bisa saya sebutkan di sini karena keterbatasan tempat) merupakan pribadi-pribadi yang telah memetakan jalan bagi sikap-sikap pemenang dalam menghadapi kegagalan yang bertubi-tubi. Kita semua tentunya bisa meniru dan mengikuti teladan mereka tersebut. Kabar baiknya adalah Anda-pun tetap bisa seperti mereka dalam bersikap. Anda bisa menjadi seperti nama-nama besar orang-orang yang telah menciptakan perjalanan sejarah dan peradaban, Anda bisa memiliki sikap-sikap teguh dalam menghadapi kegagalan bahkan kegagalan yang beruntun sekalipun. Masalahnya adalah apakah Anda bersedia mengembangkan sikap-sikap tersebut atau tidak? Bukanlah kegagalan yang menjadi masalah namun sikap-sikap kita dalam menghadapi kegagalanlah yang menjadikan masalah.

Dalam menyikapi kegagalan yang bertubi-tubi pertama-tama perlulah diingat dan disadari bahwa kegagalan adalah hal yang biasa dialami setiap manusia ketika berjuang mencapai kesuksesan. Kegagalan merupakan hal yang lazim dalam upaya mencapai keberhasilan. Kesuksesan biasanya selalu bergandengan-beriringan dengan  kegagalan terlebih dahulu sebelum akhirnya muncul dalam matangnya keberhasilan. Adalah hal yang wajar jika kita gagal namun adalah hal yang tidak wajar jika kita ingin kenihilan kegagalan. Kegagalan memang bisa dihindari dan kita tentunya tidak ingin sengaja gagal, namun adalah tidak mungkin jika kita ingin  ketiadaan / kenihilan kegagalan sama sekali.  Kegagalan adalah bagian alami dalam dinamika kehidupan. Oleh karena itu selaraskan pikiran Anda dan jiwa Anda dengan kebenaran ini, bahwa kegagalan memanglah bagian alami dalam dinamika kehidupan dan dalam perjalanan mencapai kesuksesan. Kegagalan akan memberi warna yang unik dan indah dalam matangnya kesuksesan yang Anda raih. Sekali lagi bukan kegagalan yang menjadikan kita bermasalah namun sikap-sikap kita dalam menangani kegagalanlah yang menjadikan kita bermasalah.

Gagal yang benar-benar gagal adalah ketika kita berhenti karena menyerah. Semua kegagalan sebenarnya dapat dipulihkan dan diperbaiki dalam upaya-upaya yang lebih bijak dan cerdas hingga mencapai keberhasilan. Kegagalan akan benar-benar menjadi kegagalan ketika kita menyerah. Kata kuncinya adalah menyerah. Suksesnya kegagalan adalah ketika Anda menyerah. Menyerah merupakan hal yang mengenakkan dan menyamankan daging (baca:diri) kita namun di balik kenyamanan itu ada kehilangan yang besar yang seharusnya dapat kita miliki, yaitu potensi untuk berhasil. Ketika Anda menyerah maka Anda sedang menciptakan sebuah zona nyaman yang baru bagi daging (baca:diri) Anda namun pada saat yang sama Anda sedang menciptakan suksesnya kegagalan Anda. Menyerah berarti sukses dalam kegagalan. Mereka yang terus berupaya sekalipun mengalami kegagalan yang beruntun mereka belum bisa disebut sebagai orang yang benar-benar gagal. Hanya karena gagal beberapa kali bahkan beruntun sekalipun tidak menjadikan seseorang sebagai orang yang gagal. Hanya orang-orang yang menyerah dan berhenti sajalah yang disebut sebagai orang-orang yang gagal. Ketika Anda menyerah hal itu berarti Anda puas dengan kegagalan Anda.

Selama Anda mampu berdiri kembali, bangkitlah! Karena selama Anda masih bisa bernafas dan selama Anda memiliki keyakinan untuk berhasil maka selama itu pula Anda tidak bisa disebut sebagai orang yang gagal, sekalipun bertubi-tubinya kegagalan menghiasi usaha-usaha Anda. Hanya dengan menyerah dan berhenti karena keputus-asaan sajalah yang menjadikan Anda sebagai orang yang benar-benar telah gagal. Apapun yang Anda alami dalam rangkaian kegagalan Anda, kata kuncinya jangan menyerah karena potensi untuk keberhasilan masih terbentang luas di depan Anda. Detik ketika Anda menyerah, maka detik itu pula Anda sedang membuang dan meletakkan potensi-potensi keberhasilan Anda sendiri. Ketika Anda menyerah sebenarnya Anda sedang menguburkan kemungkinan-kemungkinan kesuksesan Anda yang –jika dengan upaya yang pantang menyerah sebenarnya mampu Anda raih. Menyerah berarti menutup segala pintu dan jalan bagi kehadiran kesuksesan. Anda belumlah gagal dalam kesuksesan selama Anda tidak menyerah, namun Anda sukses dalam kegagalan ketika Anda menyerah.

Lakukan Lebih Lagi (3L)

Setelah Anda menanamkan dalam kesadaran Anda bahwa kegagalan adalah hal yang biasa dan lazim untuk mencapai kesuksesan dan Anda yakin bahwa Anda bukanlah orang yang gagal kecuali Anda menyerah, maka hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah “melakukan yang lebih lagi”. Ketika tergoda untuk menyerah karena kegagalan yang beruntun maka milikilah tekad untuk melakukan yang lebih lagi. Justru ketika gagal, energi yang ada Anda balikkan untuk melakukan yang lebih lagi. Gagal kembali, lakukan yang lebih lagi. Gagal kembali, lakukan yang lebih lagi, gagal lagi lakukan yang lebih lagi … demikian seterusnya. Edison melakukannya, Lincoln melakukannya, dan nama-nama besar para pemenang dan pengubah sejarah melakukannya. Jika kita melakukannya maka dalam waktu tertentu pastilah kesuksesan akan membentangkan karpet merahnya bagi kita. Memang sagatlah sulit ketika kita harus melakukan yang lebih lagi ketika kita mengetahui sederetan kegagalan menjumpai upaya kita, namun dengan melakukan yang lebih lagi, upaya yang lebih lagi, usaha yang lebih cerdas lagi, yang lebih efektif lagi, yang lebih efisien lagi, dan tentunya disertai dengan doa yang lebih lagi, saya percaya pastilah kita akan tiba pada puncak kesuksesan.

Ketika jiwa kita lelah karena beruntunnya kegagalan tentunya memang kita haruslah memiliki waktu jeda untuk mengembalikan kekuatan jiwa dan batin kita untuk dapat segera bangkit kembali (hal ini akan saya bahas dalam blog saya berikutnya). Setelah waktu jeda atau waktu istirahat-waktu pemulihan emosi dan batin kita maka kita haruslah segera melakukan “yang lebih lagi”. Pulihnya kekuatan batin dan emosi kita setelah kegagalan sangatlah penting untuk kita dapat kembali bangkit melakukan “yang lebih lagi”. Pulihnya kekuatan jiwa dan batin haruslah kita bawa dalam prinsip “lakukan lebih lagi” (3L). Kesuksesan mau tidak mau akan hadir ketika dalam kekuatan tekad Anda melakukan  yang lebih lagi. Kondisi tidak menyerah adalah kondisi yang sebanyak apapun kita gagal, kita tetap melakukan yang lebih lagi.

Gagalnya Kesuksesan

Setelah kita melihat tentang suksesnya kegagalan, sekarang kita akan melihat gagalnya kesuksesan. Sama halnya dengan suksesnya kegagalan, maka gagalnya kesuksesan bukanlah terletak pada gagalnya pencapaian tujuan-tujuan dan obsesi atau impian Anda. Gagalnya kesuksesan diawali pada titik dimana Anda sudah menyerah kalah dalam kegagalan dan dalam keputusasaan. Hanya karena impian dan obsesi Anda tidak tercapai tidak menjadikan Anda sebagai orang yang tidak sukses atau gagal dalam kesuksesan. Hanya karena Anda tidak mencapai target-target Anda tidaklah berarti Anda adalah orang yang gagal dalam kesuksesan. Sekali lagi gagalnya kesuksesan adalah ketika Anda menyerah dalam upaya-upaya untuk mencapai matangnya kesuksesan.

Keputusasaan dan patah semangat selalu merupakan karakteristik orang-orang yang gagal dalam kesuksesan. Mundur dan enggan untuk bangkit kembali adalah tanda dari orang yang gagal. Sebenarnya energi untuk menyerah dapat dijadikan atau diubah menjadi energi utuk kembali bangkit, hanya saja kita selalu menunggu perasaan untuk bangkit itu datang menjenguk kita terlebih dahulu. Kita pada dasarnya adalah orang-orang yang selalu menunggu perasaan untuk datang. Kita lebih banyak dikendalikan oleh perasaan, sehingga tidak heran ketika beruntunnya kegagalan menjumpai kita maka kita susah sekali untuk mengubah energi yang negatif menjadi energi positif untuk bangkit. Gagalnya kesuksesan adalah karena pertama-tama kita enggan untuk bangkit kembali karena lebih didominasi oleh perasaan kita. Lakukan saja apa yang perlu dan seharusnya dilakukan dan perasaan akan mengikuti serta menyesuaikan. Jangan menunggu perasaan (mood) untuk bangkit itu datang ketika Anda gagal karena dapat dipastikan perasaan itu tidak akan pernah datang, atau Anda akan membutuhkan waktu yang lama untuk perasaan tersebut datang. Lakukan saja apa yang perlu dan apa yang harus dilakukan. Segera ambil keputusan untuk bangkit setelah Anda gagal. Jika Anda gagal mengambil keputusan untuk bangkit berarti Anda sedang bangkit mengambil keputusan untuk gagal.

Hal berikutnya yang perlu kita tanamkan dalam kesadaran kita adalah tentang hubungan integritas dan kesuksesan. Mereka yang telah sukses mencapai apa yang mereka targetkan dan impikanpun dapat gagal dalam kesuksesan ketika mereka tidak lagi menopang kesuksesan mereka dengan nilai-nilai luhur dan mulia. Banyak orang telah berada dalam puncak kesuksesan, namun banyak orang juga tidak dapat menopang kesuksesan tersebut dengan karakter-karakter yang indah dan membaikkan. Kesuksesan yang gagal adalah kesuksesan yang gagal dalam karakter yang mulia. Gagalnya kesuksesan adalah kesuksesan yang gagal dalam integritas. Justru ketika target dan impian tercapai pada saat itulah kita harus mampu menopangnya dengan nilai-nilai yang berkualitas, yang mulia dan membaikkan. Ketiadaan karakter yang indah lambat laun akan menghancurkan kesuksesan yang telah kita raih. Hanya karena semua tujuan dan impian telah tercapai tidaklah menjadikan Anda sebagai orang yang sukses. Hanya karena Anda telah berada di puncak tidaklah menjadikan Anda orang yang sukses. Kesuksesan selalu akan bersinergi dan terintegrasi dalam nilai-nilai luhur dan mulia.

Redefinisi

Sebagai tambahan, mari kita definisikan ulang tentang apa yang benar-benar gagal dan apa yang benar-benar sukses supaya Anda dapat lebih termotivasi dalam menghadapi beruntunnya kegagalan dan dapat mematangkan kesuksesan.

Keadaan yang benar-benar gagal adalah keadaan dimana Anda berhenti dan menyerah dalam upaya mencapai kesuksesan.

Keadaan yang benar-benar sukses adalah keadaan dimana Anda tidak berhenti dalam upaya terus mengejar kesuksesan yang lebih lagi.

Keadaan yang benar-benar gagal adalah keadaan dimana Anda putus asa dan tidak lagi bersedia bangkit kembali.

Keadaan yang benar-benar sukses adalah ketika Anda tidak berhenti menopang kesuksesan Anda dengan nilai-nilai yang mulia dan luhur.

Keadaan yang benar-benar gagal adalah ketika Anda tidak bersedia membangun kembali keyakinan diri Anda untuk kembali berupaya.

Keadaan yang benar-benar sukses adalah ketika Anda tidak berhenti menghiasi  kesuksesan Anda dengan indahnya karakter dan integritas.

Suksesya kegagalan adalah ketika Anda berhenti dan menyerah dalam keseluruhan upaya-upaya Anda.

Gagalnya kesuksesan adalah ketika Anda, dalam kesuksesan Anda berhenti dan menyerah untuk mencapai level kesuksesan berikutnya.

Suksesnya kegagalan adalah ketika Anda yakin bahwa Anda adalah pribadi yang gagal dan tidak layak bagi kesuksesan.

Gagalnya kesuksesan adalah ketika Anda gagal mengambil keputusan untuk segera bangkit ketika Anda gagal dalam mencapai  kesuksesan.

Anda sedikit bingung dengan kata-kata yang saya tulis di atas? Semoga Anda tidak bingung menentukan sikap dan keputusan untuk mencapai kesuksesan Anda.

Waktu masih terbentang luas di depan Anda untuk meraih apa yang Anda impikan, perjalanan Anda memanglah tidak semulus apa yang Anda inginkan dan harapkan namun percayalah Andapun sama-sama diciptakan untuk dilayakkan mencapai kesuksesan sekalipun harus dengan cucuran air mata karena beruntunnya kegagalan.

Komitmen

Walaupun sulit dan terjal pendakian menuju kesuksesan aku tetap bertekad untuk terus mendaki hingga sampai ke puncak

Sekalipun lelah dan letih jiwa karena beruntunnya kegagalan aku tetap akan berusaha untuk bangkit kembali demi mencapai keberhasilan

Tidak ada seorangpun atau hal apapun yang dapat menghentikan upayaku untuk mencapai kesuksesan kecuali diriku sendiri yang menyerah ditengah jalan karena keputusasaan

Tidak ada hal apapun yang dapat menghentikan diriku mencapai apa yang menjadi tujuan-tujuanku kecuali diriku sendiri yang berkompromi terhadap kenyamanan dan kondisi kekecewaan karena kegagalan

Aku tidak mempedulikan apapun yang disuarakan tentang diriku karena beruntunnya kegagalan, aku adalah pemegang dan pengendali kesuksesanku sendiri. Aku digerakkan hanya oleh apa yang kuyakini dan kupercayai bukan karena apa yang terdengar melemahkan semangatku

Tidak peduli seberapa banyak hal-hal  menyerang jiwa untuk melemahkanku dalam upaya-upayaku aku tetap akan berusaha hanya mempercayai kata hatiku dan keyakinanku yang mengatakan bahwa aku tetap bisa mencapai keberhasilan dan impian-impianku

Celaan dan cemoohan apapun bentuknya yang melemahkan semangatku tidak akan pernah aku percayai dan yakini dengan demikian aku akan tetap menjaga kesegaran tekadku demi mencapai keberhasilan dan kenyataan impian-impianku

Di atas semuanya itu, aku tetap akan mempercayai bahwa semua upayaku untuk kesuksesan telah ada dalam anugerah Tuhan Sang Pencipta yang dari Dia sajalah aku mendapat kekuatan dan mencapai apa yang kuimpikan

 

Salam Anugerah,

Andrew King

Yang harus diperhatikan bukanlah seberapa banyak Anda gagal namun seberapa banyak Anda mampu bangkit kembali dari kegegalan Anda –Andrew King

Categories: ENCOURAGEMENT, MOTIVASI

DESIGN OF GLORY -membangun keyakinan bagi hidup yang mulia dan indah

Defeat may serve as well as victory to shake the soul & let the glory out. -Sam Ervin Jr

Banyak orang ingin mencapai apa yang selama ini diimpikan dan berhenti di tengah jalan ketika mengetahui bahwa pada akhirnya apa yang mereka impikan itu tidak pernah dapat terwujud menjadi kenyataan. Mereka kelelahan dan mulai berfikir bahwa hidup mereka telah tertakdirkan untuk tidak mencapai apa yang mereka impikan. Mereka mulai menyerah dan perlahan-lahan mulai melepaskan apa yang mereka impikan tersebut. Keyakinan mereka mulai goyah, fokus mereka mulai menyimpang, energi mereka mulai habis bahkan untuk bertahan sekalipun telah mencapai titik nadir dalam hidup mereka.

Keyakinan kita sering kali mulai goyah ketika impian-impian tidak mencapai kenyataan. Keyakinan kita mulai pudar ketika kita menyadari bahwa impian-impian kita tersebut ternyata serasa jauh dari apa yang selama ini kita bayangkan, begitu mahal harga yang harus kita bayarkan untuk menjadikan kenyataan setiap impian. Keyakinan yang selama ini membawa kita berani melangkah demi mewujudkan impian mulai lemah dan sebagai gantinya keyakinan-keyakina negatif yang menyabotase diri mulai mendominansi.

Tulisan berikut ini akan mengupas secara singkat dan sederhana bagaimana kita perlu membangkitkan kembali keyakinan-keyakinan yang postif  terutama keyakinan tentang mulianya hidup yang sebenarnya menjadi hak kita yang juga akan mendorong kita mencapai apa yang kita impikan. Doa saya tulisan ini akan demikian memotivasi dan menginspirasi Anda untuk membangun kembali keyakinan-keyakinan positif  bahwa hidup Anda adalah sangat berharga dan mulia dan telah mendapat persetujuan Sorga untuk dapat mewujudnyatakan apa yang telah Sang Maha Mulia rancangkan bagi hidup yang lebih indah dan mulia dan mencapai apa yang diimpikan.

Anda adalah rancangan mulia dari Sang Maha Mulia.

Rancangan Yang Mulia

Apapun yang kita lakukan sebenarnya lahir dan diperkuat dari apapun yang kita yakini. Keyakinan-keyakinan kita sangat menentukan apapun yang kita lakukan dan pikirkan, sangat menentukan hasil-hasil akhirnya. Sebenarnya kita merupakan pribadi-pribadi yang lahir dari rancangan-rancangan yang mulia dari Sang Maha Mulia. Ketika kita berkeyakinan bahwa kita merupakan rancangan-rancangan yang mulia dari Sang Maha Mulia maka kita akan berjalan sesuai dengan keyakinan kita tersebut. Ketika kita tetap konsisten dengan keyakina itu maka dapat dipastikan bahwa hidup kita akan merefleksikan rancangan yang mulia dari Sang Maha Mulia tersebut.

Apapun yang kita alami, yang kita hadapi,  kita adalah pribadi-pribadi yang telah dirancang untuk kemuliaan. Apapun keadaan kita di masa lalu, masa sekarang, kita adalah pribadi-pribadi yang telah didisain untuk kemuliaan hidup. Sorga telah memiliki rancangan yang demikian mulia dan indah bagi kehidupan kita. Yang diperlukan pertama-tama adalah keyakinan yang kokoh akan hal ini. Sekali lagi keyakinan-keyakinan kita sangat menentukan seluruh perjalanan hidup kita. Keyakinan kita tentang mulianya hidup dari rancangan Sang Maha Mulia sangat menentukan keindahan seluruh perjalanan hidup kita. Jadi jika Sorga telah merancang kita demikian mulia dan indah –apapun kondisi kita-maka seharusnyalah kita meyakini dan hidup dalam keyakinan tersebut.

Keadaan-keadaan yang kita alami setiap harinya yang sepertinya jauh dari hidup yang mulia dan indah memang  jika tidak disikapi dengan benar dan bijak maka akan membawa kita justru pada kehidupan yang penuh kekalahan dan jauh dari apa yang mulia. Kekalahan-kekalahan dalam hidup sebenarnya dapat kita jadikan sebagai alat untuk menempa kita dan menjadikan kita semakin matang terbentuk bagi hidup yang indah dan mulia. Sang Maha Mulia memang telah mendisain (merancang) kita bagi suatu hidup yang indah dan mulia namun tidak semata-mata semua itu dapat kita capai tanpa rintangan-hambatan-masalah, bahkan kalau perlu memang harus mencapai titik kekalahan terlebih dahulu. Sekali lagi hal ini memang harus kita alami bukan untuk menghancurkan keyakinan kita bahwa kita telah dirancang untuk suatu yang mulia, namun semuanya itu diijinkan terjadi oleh Sang maha Mulia untuk dapat menempa kita dan menanamkan nilai-nilai dan kualitas-kualitas kemuliaan yang akan memantaskan kita menjadi dan mencapai hidup yang indah dan mulia sesuai dengan rancangan hati-Nya.

Kualitas-Kualitas Kemuliaan

Untuk mencapai hidup yang indah dan mulia sesuai dengan rancangan Sang Maha Mulia maka kita perlu mengembangkan kualitas-kualitas kemuliaan atau nilai-nilai kemuliaan. Segala kebajikan dan yang membaikkan diri kita dan sesama serta semesta merupakan kualitas-kualitas kemuliaan yang jika kita kembangkan dan matangkan akan memantaskan/melayakkan kita untuk mencapai hidup yang indah dan mulia. Hanya mereka yang rela untuk memantaskan diri dengan kualitas-kualitas kemuliaan-lah yang akan mencapai hidup yang mulia.

Keindahan dan kemuliaan hidup kita tidaklah terletak dari banyaknya harta dan pencapaian yang ada namun terletak pada sedalam apa kita hidup dalam kualitas-kualitas kemuliaan. Mereka yang dalam hidupnya merelakan diri atau mengiklaskan diri hidup di kedalaman kualitas-kualitas kemuliaan mereka pasti akan menikmati mulianya hidup bahkan ketika hal-hal negatif terjadi.

Seperti telah dipaparkan sebelumnya, kualitas-kualitas kemuliaan dapat menjadi matang dan dalam ketika kita mengijinkan kehidupan menempa kita dengan ragam masalah dan hambatannya. Kualitas-kualitas kemuliaan tersebut akan menjadi semakin matang terukir dalam diri kita ketika kita menyikapi setiap keadaan yang negatif dengan sikap-sikap yang bijak dan benar. Kualitas kemuliaan inilah yang akan menjadi penopang kita untuk mencapai hidup yang mulia dan indah.

Hidup Dalam Kemuliaan

Tidak ada yang mustahil bagi kita jika kita percaya dan yakin bahwa kita merupakan rancangan mulia dari Sang Maha Mulia. Jika kita adalah rancangan-rancangan-Nya yang mulia hal ini berarti bahwa Ia telah memiliki agenda khusus bagi hidup kita. Ia memiliki tujuan-tujuan yang mulia yang bahkan kita sendiri pastilah tidak bisa membayangkannya. Apa yang telinga kita belum pernah dengar, apa yang belum pernah kita pikirkan dan yang belum pernah timbul dari dalam hati kita telah Sang Maha Mulia sediakan bagi kita untuk suatu hidup yang mulia dan indah, asal saja kita percaya dan hidup dalam kualitas-kualaitas kemuliaan. Keindahan hidup kita demikian luar biasa karena telah dirancang oleh Sang Maha Mulia sendiri.

Setiap rajutan yang Ia lakukan entah dalam saat-saat bahagianya kita atau di saat-saat kelamnya hari-hari kita pastilah pada akhirnya akan menjadikan hidup kita indah-mulia yang bahkan kita sendiri tidak bisa membayangkannya. Di saat-saat tersulit dalam hidup kita Tuhan Sang Maha Mulia sebenarnya sedang merajut hal-hal yang pada akhirnya hanyalah untuk kebaikan kita. Setiap air mata yang bergulir yang membasahi pipi dan hari-hari kita pastilah Ia rajut demi mulianya hidup kita. Setiap kepedihan dan kekecewaan Ia rajut untuk menanamkan nilai-nilai yang mulia supaya hidup kita indah dan bersinar. Rancangan hati-Nya demikian indah dan mulia bagi perjalanan hidup kita.

Mengobarkan Kembali  Impian

Betapa memang Sang Maha Mulia telah demikian indah merancang hidup kita bahkan ketika di setiap kekalahan dan pedihnya hidup kita, Ia bisa gunakan semua itu untuk kebaikan dan kemuliaan hidup kita. Impian-impian kita yang selama ini kandas di tengah jalan-pun akan dapat Ia bangkitkan kembali berkobar dalam diri kita ketika kita bersedia meyakini sepenuhnya bahwa hidup kita memang telah dirancang untuk keindahan dan kemuliaan.

Kandasnya impian-impian kita dapat dibangkitkan kembali manakala kita benar-benar  yakin bahwa kita tercipta untuk kemuliaan dan keindahan. Kita telah mendapat  persetujuan Sorga untuk kembali mengobarkan impian-impian kita. Sesulit apapun impian yang kita miliki untuk mewujudkannya jika kita percaya bahwa Sorga dalam rancangan-Nya turut bekerja dalam segala hal demi kebaikan kita maka pastilah pada akhirnya nanti aka nada titik pertemuan antara impian-impian dan kenyataan-kenyataan. Sekali lagi yang diperlukan di sini adalah keyakinan. Keyakinan yang kokoh bahwa Sorga memberi limpahan anugerah-Nya supaya impian-impian kita dapat berkobar kembali.

Bangkitkan kembali diri Anda dalam kobaran impian Anda. Semuanya belumlah berakhir. Semuanya masih ada kesempatan. Mulia dan indahnya hidup Anda akan semakin nyata ketika Anda merelakan diri untuk mempercayai dan meyakini segala kebenaran ini yang menyatakan bahwa Anda merupakan pribadi-pribadi yang mulia dari rancangan Sang Maha Mulia.

Tetaplah percaya!

Rancangan indahNya yang demikian mulia adalah untuk kebaikan dan keindahan Anda.

Anda adalah rancangan yang mulia dari Sang Maha Mulia- Andrew King

BORN TO BE A VICTOR Terlahir Untuk Menjadi Pemenang

BORN TO BE A VICTOR
Terlahir Untuk Menjadi Pemenang
Oleh : Andrew King

Kehidupan seringkali diibaratkan seperti pertandingan atau perlombaan. Pada akhir dari setiap pertandingan atau perlombaan akan ada pribadi yang menang atau kalah. Pribadi-pribadi yang membawa kemenangan adalah pribadi-pribadi yang telah melayakkan dirinya dengan segala upaya dan bayar harga yang mahal untuk meraih kemenangan-kemenangan. Pribadi-pribadi yang jatuh dalam kekalahan seringkali memang telah berupaya semaksimal mungkin namun pada kenyataannya masih ada pribadi-pribadi yang lebih unggul dan lebih tangguh hingga dilayakkan meraih kemenangan.

Dalam kenyataan hidup sehari-hari ada pribadi-pribadi yang jatuh dalam kekalahan dan ada pribadi-pribadi yang berada di puncak kemenangan. Pertandingan kehidupan ini akan membawa kita entah pada jalur para pemenang dan memantaskan kita mendapatkan piala kejuaraan atau justru membawa kita pada jalur keterpurukan yang memantaskan kita mendapatkan noda ketiadaan kemuliaan. Semuanya bergantung pada sikap atau respon kita pada tiap proses berlalunya hidup keseharian yang kita jalani.

Bukan karena banyaknya dukungan harta dan kedudukan yang menjadikan kita pemenang dalam kehidupan, namun lebih terletak pada bagaimana sikap kita dalam meresponi setiap peristiwa kehidupan yang terjadi dalam dunia kita. Setiap proses kehidupan yang dijalani, setiap moment yang dilalui akan menentukan apakah kita akan memantaskan diri kita untuk menjadi pemenang dalam kehidupan atau justru menjadi pribadi yang selalu kalah dalam kehidupan. Respon kita terhadap setiap permasalahan yang mengganjal kehidupan merupakan penentu yang akan mengantarkan kita pada kelayakan menjadi pemenang atau pecundang.

Jalur Para Pemenang

Kita seringkali bertanya-tanya bagaimana para “orang-orang hebat” dapat meraih kemuliaan dan kehebatan dalam kehidupan mereka. Pikiran kita mulai tergoda untuk menilai secara tidak seimbang bahwa kemuliaan dan kehebatan itu hanya ditentukan (baca: ditakdirkan) bagi “orang-orang habat” saja yang memiliki kemampuan dan dukungan yang luar biasa. Betapa sering kita mengurung diri kita sendiri dengan pola pikir dan kepercayaan yang demikian keliru yang justru melemahkan dan menghambat diri kita untuk meraih apa yang hebat dari kehidupan. Kita berfikir dan yakin bahwa mereka yang berada dalam jalur para pemenang adalah orang-orang hebat yang memang telah ditentukan untuk itu, mereka yang meraih segala kemuliaan hidup hanyalah orang-orang yang memang telah ditakdirkan untuk itu. Hal ini membuat kita semakin lemah dan dan akan menggoda kita untuk tidak akan berusaha menjadikan diri kita pantas bagi kemenangan dan kemuliaan hidup.

Sebenarnya kita memiliki kesempatan yang sama dan waktu yang sama untuk menjadikan diri kita “orang-orang hebat” yang layak mendapatkan kemenangan dan kemuliaan hidup. Kita adalah pribadi-pribadi yang Tuhan berikan hak yang sama untuk menjadi pribadi yang hebat-besar-mulia dan memantaskan diri kita bagi tiap kemenangan. Tidak ada yang dibedakan, kita semua telah Tuhan ciptakan dengan memiliki kemampuan untuk menghebatkan diri kita sendiri melalui beragam pertolongan yang juga telah disediakan hingga akhirnya kita akan dapat berjalan di jalur para pemenang. Kehendak Sorga adalah setiap kita yang adalah pribadi-pribadi yang menjadi kekasih Tuhan akan dapat menikmati semua kebaikan yang telah Ia sediakan salah satunya adalah dengan memperlengkapi kita untuk dapat melayakkan diri kita menempati jalur para pemenang. Ia sendiri menghendaki kita menjadi para pemenang dalam kehidupan.

Terlahir Untuk Menjadi Pemenang

Di bawah matahari ini dalam suatu titik kurun waktu tertentu Tuhan telah menciptkan semesta dan di dalam ciptaan-Nya itu Ia telah menciptakan benih-benih. Benih-benih itulah yang tertaburkan hingga membentuk keindahan alam semesta dengan beragam hijaunya tumbuhan dan beragamnya hewan. Benih-benih yang tertaburkan itu merupakan awal sebuah kehidupan. Tuhan bekerja di dalam setiap benih. Tuhan menumbuhkannya dan melipatgandakannya. Terjadilah kehebatan beragam ciptaan.

Bukan hanya pada tumbuhan dan hewan Tuhan bekerja dengan benih-benih. Tuhan juga bekerja dalam diri kita melalui benih-benih-Nya. Ia menanamkan benih-benih keilahian-Nya sendiri dalam diri kita. Ingatlah bahwa kita diciptakan sesuai dengan citra-Nya sendiri, sesuai dengan gambaran-Nya sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa kita bukan hanya makhluk-makhluk yang sangat mulia dan berharga namun juga merupakan makhluk-makhluk yang memiliki kekuatan, kuasa, yang terlimpah dari Sang Pencipta sendiri.

Salah satu limpahan kuasa-kekuatan dari Tuhan bagi manusia adalah dengan ditanamkannya “benih-benih kemenangan” dalam diri manusia. Artinya, Tuhan menganugerahkan kekuatan-Nya dalam diri manusia sehingga (sebenarnya) manusia dapat menjadi pemenang-pemenang dalam kehidupan apapun yang dialami. Hakekat manusia adalah hakekat seorang pemenang, bukan seorang pecundang. Keaslian kita adalah -sesungguhnya- merupakan para pemenang kehidupan. Kita tercipta dengan begitu limpah penuh anugerah sehingga demikian luar biasanya kita menjadi para pemenang dalam kehidupan dengan kekuatan-kekuatan kemenangan yang kita peroleh dari limpahan Tuhan.

Walau pada kenyataannya banyak dari antara kita yang pada akhirnya berjatuhan terpuruk dan kalah dalam kehidupan, namun sebenarnya hakekat kita adalah hakekat seorang pemenang. Ingat akan ilustrasi anak rajawali yang dibesarkan oleh induk ayam yang sampai dewasanya rajawali tersebut tidak menyadari kalau dirinya adalah rajawali? Tepat seperti itulah kita dalam pertandingan kehidupan ini. Kita berjatuhan kalah karena kita tidak menyadari atau tidak meyakini bahwa kita tercipta dengan hakekat seorang pemenang. Kita terlahir untuk menjadi seorang pemenang. Sorga merancang kita untuk menjadi seorang pemenang kehidupan. Senyuman Tuhan adalah senyuman yang akan terpancar ketika Ia melihat anak-anak-Nya, para kekasih-Nya, kita semua hidup dalam kemenangan. Orang-orang yang kita sayangi dan yang menyayangi kita akan demikian terberkati ketika kita hidup dalam kemenangan. Pendek kata kita adalah pribadi-pribadi yang sebenarnya terdisain sebagai seorang pemenang.

Pilihan memang ada dalam diri kita sendiri. Kita dapat memilih untuk melihat diri kita sebagai seorang yang terlahir-terancang menjadi para pemenang kehidupan atau memilih untuk melihat diri kita sebagai orang yang terlahir lemah dan hanya menjadi korban kehidupan saja.

Jalur kemenangan kehidupan masih tersedia dan terbuka lebar untuk kita yang bersedia melihat diri sebagai pribadi-pribadi yang terlahir menjadi seorang pemenang. Podium kejuaraan dengan piala kejuaraan seorang pemenang masih menanti Anda.

“They who believe and view theirselves as Victor will gain victory as they believe and view”-Andrew King

Categories: MOTIVASI

UNLIMITED YOU! Memaksimalkan Potensi Yang Ada Dalam Diri Anda Oleh: Andrew King

You have within you right now, everything you need to deal with whatever the world can throw at you       -Brian Tracy

Saya tidak akan bosan untuk selalu menuliskan hal ini bagi Anda, untuk selalu membakar diri Anda dengan kebenaran yang akan membebaskan Anda untuk terbang merajai langit dengan segala potensi luar biasa yang telah alam bentuk dan yang Tuhan ciptakan dalam diri Anda. Keyakinan saya demikian besar bahwa setiap kita merupakan pribadi-pribadi luar biasa yang telah Tuhan ciptakan dengan segala sumber-sumber daya yang begitu luar biasa dan untuk tujuan-tujuan yang mulia. Oleh karena itu adalah kewajiban saya untuk menuliskan kebenaran-kebenaran ini bagi Anda, sehingga membentuk pola pikir dan keyakinan yang kuat bahwa kita tercipta dengan potensi yang tak terbatas.

Saya mendedikasikan tulisan-tulisan saya untuk tujuan ini, dan begitu rindu melihat jutaan manusia hidup dalam potensi terbesar mereka, bahkan lebih banyak manusia lagi yang akan bangkit mendobrak segala keterbatasan mereka untuk terbang merajai langit kehidupan ini. Mungkin salah satunya adalah Anda!

Bersiaplah menggepakkan sayap-sayap Anda!

TERBANG

Tidaklah berlebihan jika kita seringkali diumpamakan bagai rajawali. Rajawali adalah burung yang luarbiasa. Ketika terbang mengangkasa, betapa rajawali tersebut merajai langit. Kewibawaannya terlihat perkasa melebihi segala burung yang ada. Angin yang kencang seringkali tidak menggetarkannya. Kita dapat diumpamakan bagai rajawali-rajawali yang naik terbang mengangkasa merajai langit hidup ini ketika kita bersedia memaksimalkan segala potensi yang ada pada kita.

Dalam tulisan saya terdahulu tentang introduksi memaksimalkan potensi, saya mengungkapkan tentang panggilan suci untuk memaksimalkan hidup kita. Sang Pencipta telah memanggil, merancang dan mendesain kita untuk sebuah kemaksimalan. Ketika kita bersedia menginvestasikan waktu kita setiap harinya untuk mempertajam dan memaksimalkan potensi-potensi yang ada pada kita maka pada waktunya nanti sayap-sayap kita akan semakin kuat untuk terbang, mengangkasa merajai langit bagaikan rajawali. Adalah tidak mustahil untuk setiap kita akan mencapai hal-hal yang besar yang kita impikan jika kita mulai sekarang serius untuk menangani potensi-potensi yang Sang Pencipta telah tanamkan dalam diri kita.

Untuk dapat terbang mengangkasa merajai langit hidup ini memang dibutuhkan sayap-sayap yang kuat. Sayap-sayap yang akan kita pakai dalam mencapai puncak dan dalam menghadapi segala tantangan atau hambatan yang ada. Sekali lagi sayap-sayap itu salah satunya adalah potensi-potensi yang ada dalam diri kita. Semakin kita memperkuat, menyempurnakan potensi-potensi kita maka kita akan semakin kuat untuk dapat terbang mencapai puncak. Potensi-potensi itu jugalah yang akan menjadi kekuatan kita untuk menghadapi segala angin badai yang mengganggu penerbangan kita.

TAK TERBATAS

Sungguh sangat disayangkan jika kita menyia-nyiakan apa yang ada dalam diri kita, yaitu potensi-potensi kita yang tidak terbatas. Banyak orang tidak menyadari akan ketidak-terbatasan potensi yang dimiliki karena beragam faktor. Apapun alasannya kita dapat kembali kepada hakekat diri kita yang sebenarnya, yang pada mulanya telah Sang Pencipta bentuk dalam diri kita. Kita perlu menemukan kembali hakekat keaslian kita sehingga kita akan sadar tentang ketidakterbatasan potensi yang kita miliki.

Hakekat kita yang sebenarnya adalah makhluk-makhluk ilahi yang tak terbatas (kita diciptakan sesuai dengan citra Sang Pencipta –Imago Dei). Karena kita mewarisi sifat-sifat, natur dan hakekat dari Sang Pencipta sendiri maka tentunya kita memiliki hakekat ketidakterbatasan. Hakekat ketidak-terbatasan itu ada dalam potensi yang kita miliki. Bukan berarti kita dapat menyamai Sang Pencipta. Pointnya adalah apa yang Sang Pencipta tanamkan dan wariskan pada kita. Sifat ketidakterbatasan ilahi itu terletak pada potensi luarbiasa yang kita miliki.

Untuk memaksimalkan potensi kita maka kita perlu mengawali dari hal ini, dari kesadaran dan keyakinan penuh bahwa kita adalalah makhluk-makhluk yang telah Sang Pencipta ciptakan dengan memiliki ketidakterbatasan potensi. Kita perlu kembali pada keaslian kita tersebut. Sistem pemikiran kita harus diselaraskan dengan kebenaran ini sehingga membentuk sebuah kesadaran dan keyakinan yang permanen. Apapun latar belakang kita, kondisi kita saat ini, mulailah dengan membentuk kesadaran dan keyakinan ini. Menepis semua bentuk-bentuk sabotase diri karena keadaan, masa lalu, dan lain sebagainya dengan kebenaran yang membebaskan ini, bahwa kita memiliki potensi yang tak terbatas dalam diri kita.

Langkah awal ini kemudian akan mendorong kita untuk setiap harinya mulai memperkokoh sayap-sayap kita sehingga potensi-potensi yang ada pada kita semakin tajam, permanen dan sempurna, tentunya setelah kita mengetahui potensi apa yang sebenarnya tersembunyi dalam diri kita. Kesadaran dan keyakinan bahwa kita memiliki ketidakterbatasan potensi akan menjadi api yang membakar kita, membuat kita hidup dan berkobar untuk mencapai kemaksimalan hidup dan menuju puncak. Tidak akan ada angin badai sebesar apapun yang dapat menghambat kita ketika kita telah kembali pada keaslian kita ini.

Semangat hidup untuk menuju puncak dan meraih segala impian kita akan semakin berkobar manakala kita setiap harinya mempertajam dan menggunakan potensi-potensi yang ada. Kita akan terheran-heran sendiri dengan keajaiban diri kita ketika potensi-potensi kita yang tak terbatas itu semakin muncul ke permukaan dan semakin dapat digunakan untuk terbang merajai langit kehidupan. Kita akan semakin diharapkan oleh dunia ketika dunia mengetahui ketidakterbatasan potensi yang kita miliki. Dan bukan hal yang mustahil, dunia akan berani dan sanggup membayar harga berapapun untuk segala hasil atau karya yang kita ciptakan dari potensi-potensi yang kita miliki. Sang Pencipta dan alam semesta akan tersenyum melihat karya-karya indah dari ketidakterbatasan potensi kita.

Dunia tanpa batas sedang menanti Anda. Angkasa yang maha luas sedang menunggu Anda untuk menggepakkan sayap-sayap Anda terbang mengangkasa merajai langit. Karya-karya Anda yang tak terbatas sedang dinantikan jiwa-jiwa.

Sekali lagi bersiaplah untuk terbang!

It is never too late to be what you might have been   -George Eliot

Categories: MOTIVASI

MEMAKSIMALKAN POTENSI TERBESAR ANDA-INTRODUKSI Oleh :Andrew King

Adalah hal yang sangat menggairahkan buat saya untuk dapat senantiasa membagi kebenaran-kebenaran yang akan memerdekakan dan membebaskan terutama tentang ketidakterbatasan potensi manusia. Saya memiliki keyakinan yang begitu kokoh tentang ketidakterbatasan potensi yang kita miliki sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Keyakinan yang demikian kokoh ini membawa saya pada perenungan-perenungan mendalam dan tentunya pada kenyataan hidup yang menunjukkan bahwa memang kita adalah makhluk-makhluk berharga dan mulia yang Tuhan ciptakan dengan diperlengkapi segala sumber-sumber daya luarbiasa dengan tujuan-tujuan yang tentunya mulia.

Banyak hal yang telah menjadi perenungan-perenungan pribadi saya dan kenyataan perjalanan hidup tentang topik ini saya tuangkan dalam bentuk tulisan-tulisan yang saya yakin akan membuka pola pikir dan mengokohkan keyakinan kita serta mendorong setiap kita untuk bergerak mencapai yang maksimal dari potensi kita.

DIRANCANG UNTUK MAKSIMAL

Dalam agenda kekekalan Sang Pencipta, kita termasuk dalam daftar tujuan-tujuan-Nya yang mulia. Tidak heran Dia menciptakan manusia (baca:kita) sebagai makhluk yang paling luarbiasa dari segala ciptaan yang ada. Kita merupakan mahkota ciptaan-Nya yang menjadi kebanggaan-Nya. Kita adalah Masterpiece-Nya. Dengan demikian kita telah dirancang untuk sebuah keindahan-kebaikan-kemuliaan yang merefleksikan keindahan-kebaikan-kemulian Sang Pencipta itu sendiri.

Rancangan tersebut adalah rancangan (design) untuk sebuah “kemaksimalan”. Maksimal dalam segala keindahan-kebaikan-kemuliaan. Kita dirancang untuk maksimal, maksimal dalam segala yang dapat kita lakukan untuk mencapai keindahan-kebaikan-kemuliaan. Salah satunya adalah melalui potensi-potensi kita.

PANGGILAN UNTUK MAKSIMAL

Rancangan Sang Pencipta untuk memksimalkan hidup kita merupakan sebuah panggilan hidup yang suci. Dalam tujuan-tujuan-Nya Ia memanggil kita untuk memaksimalkan hidup kita demi keindahan-kebaikan-kemuliaan. Dari panggilan yang suci itu Ia memperlengkapi kita dengan segala potensi luar biasa yang Ia tanamkan dalam diri kita. Potensi-potensi itulah yang akan mengantar kita pada tingkat-tingkat yang lebih tinggi dalam hidup kita jika kita berketetapan hati untuk memaksimalkan dalam keseharian hidup kita.

Oleh karena itu kita perlu untuk setiap hari menginvestasikan waktu kita demi memaksimalkan segala potensi kita, untuk keindahan-kebaikan-kemuliaan hidup.

Come to the glory of life!

Categories: MOTIVASI

WE ARE THE MIRACLE

We Are The Miracle

We were born original, don’t die a copy (John Mas0n)

Seberapa sadarkah kita tentang keaslian potensi dan kemampuan luar biasa yang Tuhan Sang Pencipta telah tanamkan dalam diri kita? Banyak hal yang sebenarnya dapat kita kerjakan, karyakan, dan bagikan bagi dunia sekeliling kita. Namun seringkali kita tenggelam dalam rasa rendah diri yang terus menerus menggerogoti kita sehingga kita tidak bisa melihat tentang potensi atau kemampuan yang luar biasa yang Tuhan telah tanamkan dalam diri kita.

Banyak faktor yang menjadikan kita tidak mampu melihat potensi terbesar yang telah ada dalam diri kita; mulai dari faktor masa lalu, asuhan orang tua, lingkungan, dan lain-lain. Apapun faktornya sebenarnya kita dapat mengubahnya! Kita tidak perlu tenggelam dalam keadaan tak berdaya, pasrah pada nasib, dan menyerah kalah. Kita dapat mengubahnya sekarang juga jika kita memilih untuk mengubahnya dan tetap dalam pilihan itu.

Ketika Tuhan menciptakan manusia Dia menciptakan sesuai dengan citra dirinya (Imago Dei-God’s Image). Hal ini berarti Tuhan telah menanamkan benih-benih “keilahian-Nya” dalam diri kita. Betapa luar biasanya hal ini! Coba renungkan dan pikirkan sejenak. Sang Pencipta dari alam semesta yang memiliki kuasa tidak terbatas menciptakan kita sesuai dengan citra-Nya sendiri! Dia Yang Maha Tak Terbatas menenun kita dengan keindahan rancangan-Nya yang mulia dan  sifat-sifat keilahian-Nya Ia tanamkan dalam diri kita. Itu berarti kita adalah sebuah keajaiban! Kita adalah keajaiban itu sendiri. We are the miracle!

Dengan demikian kita sebenarnya memiliki keaslian potensi yang tak terbatas. Kita telah diperlengkapi dengan kemampuan tak terbatas dan kuasa yang luar biasa. Kita adalah ciptaan-ciptaan yang luar biasa, keajaiban dari alam semesta. Inilah status kita yang sebenarnya. Inilah keadaan kita yang sebenarnya. Inilah keaslian kita. Tercipta dengan potensi dan kemampuan yang luar biasa.

Banyak hal luar biasa sesungguhnya dapat kita karyakan. Banyak keajaiban yang sebenarnya dapat kita hadirkan dalam semesta ini. Lihatlah ke dalam diri sendiri, renungkan semua kemampuan yang telah Tuhan tanamkan (baca:bakat/talenta,daya pikir,kreativitas,inovasi,dll). Jika semua itu dipertajam, digunakan terus-menerus, ditingkatkan, maka semakin banyak keajaiban yang akan dapat kita hadirkan di planet ini. Semakin kita akan kuat dalam status keaslian kita bahwa kita adalah keajaiban itu sendiri.

Tidak ada yang mustahil bagi kita  jika kita percaya akan kebenaran ini. Tidak ada yang mustahil bagi kita yang percaya, yang memiliki keyakinan-keyakinan yang kokoh, yang selalu menyadari bahwa kita adalah keajaiban bagi alam semesta. Keaslian kita adalah sang keajaiban itu sendiri.

We are the miracle!

=Andrew King=

Categories: MOTIVASI, Tak Berkategori

PENGINDAH KEHIDUPAN

PENGINDAH KEHIDUPAN

Setiap kita yang telah terlahir di planet ini sebenarnya bukanlah tanpa tujuan, bukanlah tanpa makna. Yang Maha Mulia tidak mungkin untuk tidak memiliki tujuan yang disediakanNya dengan adanya keberadaan kita di bumi ini. Dia merenda kita begitu agungnya sampai-sampai setiap keindahan dan keharuman bunga di seluruh jagad raya inipun tidak dapat dibandingkan dengan keberadaan kita.

Ya, cobalah kita pikirkan dan renungkan sejenak tentang bunga! Bunga-bunga yang keberadaannya telah memberkati umat manusia, memberi keharuman dan keindahan sepanjang jaman, yang telah menghiasi istana-istana megah nan indah, yang tanpanya apalah arti keindahan sebuah kerajaan yang paling megah sekalipun. Ratu-ratu sepanjang abad begitu memujanya, para peramu ramuan dan racikan rahasia kecantikan telah memanfaatkannya, anak-anak kecil seringkali memetiknya karena keindahannya walau kemudian hanya untuk dibuat mainan dan dibuang.

Ya hanya sekedar  bunga , kita seharusnya melihat dan belajar dari keberadaan sekuntum bunga. Indah namun lemah, mudah dipetik. Harum namun sangat bergantung dengan alam untuk menghidupinya dan menyiraminya dengan hujan dari langit. Namun dalam kerapuhannya itu, dalam kelemahan dan kebergantungannya itu keberadaannya telah sangat berarti bagi alam semesta bumi ini sepanjang sejarah. Dalam kelemahannya itu dia hanya mengerti bahwa keberadaannya hanyalah untuk “Pengindah Kehidupan”.

Yang Maha Mulia -Tuhan Semesta Alam- yang adalah Pencipta bunga-bunga pengindah kehidupan itu adalah Pribadi yang sama yang telah menciptakan setiap kita untuk tujuan yang sebenarnya lebih mulia dari sekedar sekuntum bunga atau ribuan bunga yang semerbak memberi keharuman sepanjang jaman.

Tujuan-Nya untuk setiap kita bukan sekedar penghias kehidupan namun juga adalah pengindah kehidupan yang begitu berharga. Bahkan dalam setiap kelemahan kita pun seringkali Sang Pencipta pakai untuk memperindah dan memberkati kehidupan. Betapa banyaknya sahabat-sahabat kita, sesama kita yang dapat kita kuatkan saat mereka mengalami kepedihan yang sama yang pernah kita alami terlebih dahulu. Betapa banyaknya kawan-kawan kita yang dapat kita bagikan kekuatan pemulihan di saat mereka berada dalam kekecewaan dan kesepian yang sama yang pernah kita alami terlebih dahulu.

Kerapuhan kita, kelemahan kita, kebergantungan kita, seringakali merupakan kekuatan pengindah kehidupan. Bersama dengan seluruh kekuatan, potensi, bakat, kelebihan kita, semuanya itu dirajut oleh alam dan kehidupan untuk memberkati dan memperindah kehidupan itu sendiri.

Yakinilah mulai saat ini bahwa setiap keberadaan kita di dunia ini ada tujuan yang mulia dan begitu berharga. Apapun yang sedang kita alami, bagaimanapun kondisi kita saat ini, tujuan Sang Pencipta kita tetap sama yaitu menjadikan kita pribadi-pribadi Pengindah Kehidupan.

Ya kita lebih dari sekedar rangkaian kuntum bunga penghias istana, kita adalah insan-insan Pengindah Kehidupan.

Oleh karena itu: harumkan kehidupan dengan keberadaan kita, indahkan sekeliling kita dengan kepribadian kita, dan jangan lupa indahkan dan harumkan diri kita sendiri untuk dapat lebih mengharumkan dan memperindah kehidupan ini.

God Bless & see you to the glory!

In His grace,

=Andrew King=

Categories: MOTIVASI
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 129 other followers