Home > KUASA INJIL > KUASA PASKAH YANG MENGUBAHKAN

KUASA PASKAH YANG MENGUBAHKAN

KUASA PASKAH YANG MENGUBAHKAN

Keberdosaan manusia tak akan pernah dapat tertebus oleh apapun dan oleh siapapun kecuali hanya oleh Tuhan sendiri. Ketika kasih dan keadilan Tuhan bertemu hasilnya adalah salib Kristus. Kenapa salib? Kenapa harus Tuhan sendiri yang turun dari Kekekalan sorga dan menebus manusia demi pengampunan manusia?

Manusia tidak akan pernah dapat terlepas dari hakekatnya yang adalah manusia berdosa. Sebaik apapun manusia selamanya dia tetaplah manusia yang “natur-nya” berdosa. Manusia berdosa bukan (hanya) karena melakukan dosa tetapi karena memang sudah natur-nya (hakekatnya) adalah manusia yang sudah berdosa, seorang pendosa. Sifat dan karakteristik dosa itu sudah melekat dalam diri manusia yang merupakan warisan dari dosa manusia pertama, Adam. Oleh karena itu sebaik apapun manusia dalam perbuatan-perbuatnnya manusia tetaplah seorang pendosa. Manusia tidak dapat -selamanya- terlepas dari sifat keberdosaannya itu kecuali ada yang menebusnya dan melepaskannya sehingga menjadi ciptaan yang baru, suatu ciptaan yang tidak lagi terpenjara oleh sifat dosa, namun yang benar-benar memiliki kuasa untuk terbebas dari dosa.

Oleh karena manusia tidak dapat lepas dari sifat keberdosaannya – dengan usaha sebaik apapun- maka Tuhan berinisiatif untuk menebus dan melepskannya dengan menjadikannya sebagai manusia baru. Kasih Tuhan yang tanpa batas inilah yang mendorong-Nya untuk melakukan tindakan penebusan-pengampunan-dan pelepasan dari dosa.

Di sisi lain kasih Tuhan yang menggerakkan itu juga dibarengi dengan sifat keadilan Tuhan yang maha Adil. Bagaimanapun juga dosa manusia harus mendapat hukuman yang setimpal. Tuhan Yang Maha Kudus tidak bisa tinggal diam tentang urusan dosa. Tuhan Yang Maha Adil harus melakukan keadilan terhadap dosa. Oleh karena itu keadilan harus dijalankan, dosa harus mendapat hukuman yang setimpal. Manusia yang berdosa harus mendapat hukuman yang setimpal.

Bagaimanakah hal ini bisa dilakukan? Di satu sisi manusia yang hakekatnya adalah makhluk pendosa dan tidak dapat melepaskan dosa dengan usahanya sendiri harus berhadapan dengan murka Tuhan, dengan keadilan Tuhan. Di sisi lain Tuhan yang Maha Adil itu juga adalah Maha Kasih. Tuhan tahu manusia sampai selamanya tidak akan dapat menebus dosanya sendiri. kasih-Nya Yang Tanpa Batas itu juga menggerakkan-Nya untuk berbuat sesuatu demi mengampuni, melepaskan, dan menebus manusia berdosa. Ketidak-berdayaan manusia bertemu dengan Ke-Maha-Kuasaan Tuhan. Keberdosaan manusia bertemu dengan Ke-Maha-Adilan Tuhan. Kehancuran manusia karena dosa bertemu dengan Ke-Maha-Kasih-an dari Tuhan.

Salib Kristus adalah jawabannya!

Salib Kristus adalah satu-satunya jalan keluar untuk melepaskan manusia dari keberdosaannya.

Salib Kristus adalah satu-satunya jalan keluar untuk mempertemukan antara Ke-Maha-Adilan Tuhan dengan Kasih-Nya yang Maha tak terbatas.

Yesus Kristus adalah Jalan! Satu-satunya Jalan kelepasan, pengampunan, dan keselamatan dari dosa.

Yesus Kristus adalah Kebenaran! Satu-satunya Kebenaran yang membuat manusia dibenarkan bukan karena usaha atau perbuatan baiknya namun karena anugerah Kebenaran yang Tuhan karuniakan melalui iman kepada Kristus.

Yesus Kristus adalah Hidup (Kehidupan)! Satu-satunya Kehidupan yang membuat manusia dihidupkan kembali dari kematian rohaninya. Dihubungkan kembali hubungannya dengan Tuhan yang selama ini hubungan tersebut telah mati karena dosa-dosa manusia.

Salib Kristus Yesus mempertemukan keadilan Tuhan dan kasih-Nya sehingga manusia dapat sepenuhnya terlepas dari dosa, kuasa dosa, hukuman dosa, dan kehadiran dosa. Salib Kristus membawa perubahan nasib manusia bukan hanya di dunia ini saja namun terutama hingga sampai kekekalan.

Peristiwa Paskah -kematian dan kebangkitan- Kristus mengubahkan seluruh perjalanan manusia, nasib manusia, dan terutama hakekat manusia itu sendiri untuk menjadi ciptaan baru yang  menerima penebusan-pengampunan-dan kelepasan dari hakekatnya sebagai manusia yang berdosa.

“I am the way, the truth, and the life. No one can come to the Father (God Almighty)except through Me” (John 14:6, New Living Translation)

Andrew King

Categories: KUASA INJIL
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: